Bermain Perdana Musim ini, Yaya Sumbangkan Dua Gol

Yaya Toure, manchester City, Crystal Palace, epl 2016. premier league, crytal palace vs manchester city

Yaya-Toure – Manchester City

Tanggal 19 November 2016 kemarin Manchester City bertanding melawan Crystal Palace dalam ajang lanjutan Premier League putaran ke 12. Dalam bertandingan yang diadakan di markas Crystal, Selhurst Park,  The Citizens berhasil membawa tiga poin dengan kemenangan tipis 1-2. Kali ini kedua gol disumbangkan oleh Yaya Toure, walau sempat dibalas oleh Connor Wickham

Dalam pertandingan kali ini cukup menarik bagi City karena mereka tak diperkuat oleh Ilkay Gundogan dan John Stones. Dan dalam pertandingan tersebut mereka memasang Yaya Toure sebagai gelandang serang untuk membantu Aguero, dan itulah gol pertama kali Toure bertanding dalam pertandingan musim ini.

Walaupun City lebih menguasai permainan namun Crystal Palace membuat mereka kesulitan menembus pertahanannya. Mereka baru memiliki celah dan kesempatan emas saat pertandingan sudah berjalan 30 menit. Pada menit ke-33 Aleksandar Kolarov sempat mengirim umpan silang ke dalam kotak penalti. Namun umpan tersebut gagal dieksekusi oleh Sergio Aguero dengan baik.

Sepertinya City sudah mulai sedikit mendapat celah pertahanan lawan. Setelah gagalnya Aguero, City berusaha menggasak lagi pertahanan tuan rumah. Dan pada menit ke-39 hal tersebut membuahkan hasil. Setelah melakukan umpan satu dua dengan Nolito, Yaya Toure berhasil melayangkan si kulit bundar ke gawang yang dijaga oelh Wayne Hennessey, kiper Palace. Skor 1-0 untuk keunggulan City. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Palace mencoba untuk lebih agresif menyerang.  Dan pada menit ke-56, mereka hampir berhasil menyamakan kedudukan. Jason Puncheon yang melaju ke kotak penalti memberikan umpan silang kepada Christian Benteke, untungnya sundulan Benteke mampu ditepis oleh Claudio Bravo. Bola liar tersebut jatuh ke kaki Wilfried Zaha akan tetapi saat menendangnya bolanya melebar dari sasaran.

Berhasilnya menjebol pertahanan City membuat Palace terus melanjutkan usahanya nebekan pertahanan City. Beberapa peluang pun mampu mereka ciptakan melalui upaya dari Benteke, Pucheon dan juga Zaha. Untungnya tak ada yang mampu menembus pertahanan Bravo.

Sayangnya pada menit ke-66, Palace berhasil membuat serangan balik. Zaha berhasil memberikan umpan kepada Wickham dan langsung ditembakan ke gawang City. Sayangnya Bravo tak mampu menahannya. Angka berubah menjadi 1-1.

Keberhasilan menyamakan angka tersebut membuat para pemain Palace semakin bersemangat menjebol pertahanan The Citizens. Namun untungnya, tetap memegang kendali dan pada menit ke-83 Yaya Toure kembali mengukir namanya di penampilan perdana di Premier League. Ia berhasil menerima umpan dari Kevin de Bruyne yang mengeksekusi tendangan sudut dan menyarangkannya ke perut gawang Crystal.

Akhirnya sampai peluit babak kedua dibunyikan, skor masih sama 1-2 untuk kemenangan City. Mereka memiliki poin yang sama dengan Arsenal, namun City hanya kalah jumlah gol yang dihasilkan.

Nasri Tetap Pergi Dari City, Walau Pelatih Menghalangi

Samir Nasri, Premier League, Manchester City, Pep Guardiola, epl 2016, Sevilla

Nasri Tanda Tangan Kontrak dengan Sevilla

Samir Nasri tak lagi menunjukan performanya pada musim ini untuk membela Manchester City. Sebelumnya pemain berusia 29 tahun itu pernah singgah lama di Marseille dari 2004 sampai 2008 selama empat tahun dan kemudian Ia sempat membela Arsenal selama tiga tahun dari tahun 2008 sampai 2011.

Namun akhirnya pemain gelandang serang yang telah membela City sejak tahun 2011, kini ia pindah untuk sementara ke klub liga Spanyol, Sevilla dengan status pinjaman. Namun bukan karena tugas dari klub melainkan permintaan dia sendiri.

Nasri merasa bahwa saat klubnya diasuh oleh Guardiola, Ia tidak akan mendapat banyak kesempatan untuk merumput bersama timnya jika Ia tetap terus bertahan di Etihad musim ini. Itulah alasannya mengapa Ia pindah dari City meski hanya status pinjaman.

Guardiola memang baru masuk musim ini, dan Nasri juga sempat sempat dilatih olehnya. Namun melihat strategi dari Guardiola akhirnya Ia mencoba peruntungan di klub lain untuk mengasah kemampuannya. Dan akhir Agustus musim ini resmi membela Sevilla.

Sebelum Ia memutuskan untuk pergi dari City, Ia sempat mengalami adu pendapat dengan sang pelatih. Dan sang pemain pun mengakui bahwa Guardiola sempat membujuknya untuk tetap berada membela The Citizen. Apalagi sang pelatih tak suka dirinya harus bemain di klub sekelas Sevilla padahal Sevilla berada diperingkat ke 5 dalam klasemen kompetisi Liga Spanyol dalam sebelas kali pertandingan sampai pekan ini.

Nasri membeberkan kepada L’Equipe, “Guardiola bilang kondisi saya amat buruk (di awal musim panas lalu), dia mengatakan itu beberapa kali. Saya memang sedikit kurang bugar. Tidak seperti yang mereka katakan, namun memang kelebihan beberapa kilo. Bagi Guardiola, kelebihan 2,5 kilo dan anda tidak akan berlatih di tim,”.

Kemudian Ia melanjutkan, “Guardiola mengatakan bahwa dengan kualitas saya, saya harusnya tidak ada di Manchester City, tapi di Barcelona. Kami kemudian bicara, dia ingin saya bertahan dan bermain untuknya. Saya bilang tidak, karena dia tidak bisa memastikan tempat untuk saya di tim utama dan saya ingin bermain. Namun Dia mengatakan pada saya bahwa saya membuat kesalahan.”

Meskipun telah ditahan akhirnya Nasri tetap pergi karena posisinya di Manchester City tak pasti. Setelah pindah ke Sevilla, Ia telah berhasil menyumbangkan dua buah gol dari delapan kali penampilannya dalam kompetisi Liga Spanyol. Gol tersebut Ia hasilkan pada saat Ia memberikan kemenangan Sevilla melawan Leganes dan juga saat memperkecil kekalahan melawan Athletico Bilbao.

Pemain City Senang Latihan Dengan Guardiola

Pep guardiola, training Manchester CIty, Manchester City, premier league,

Pep Guardiola Training

Saat ini banyak pemain Manchester City yang merasa senang dikomandoi oleh Pep Guardiola, baik pemain baru maupun yang sudah lama. Contohnya saja adalah Nolito. Ia sempat mengatakan bahwa dirinya telah membuat keputusan yang benar pada bursa transfer musim panas lalu karena telah memilih Manchester City sebagai tempat bernaung.

Sebelumnya pemain yang berusia 30 tahun itu memang sempat dihubungkan dengan sejumlah tim papan atas, bahkan sempat menolak saat ingin dikontrak oleh Barcelona, dan lebih memilih berada di Etihad.

Terbukti mantan pemain Celta Vigoitu sudah menyumbangkan lima gol dari 15 kali penampilan di tim barunya. Ia juga telah diundang untuk dapat bergabung membela timnas Spanyol menjelang ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Namun bagaimana dengan Sergio Aguero, Striker City yang sedang diisukan akan direkrut oleh Real Madrid? Apalagi Ia dikabarkan tidak cocok dengan gaya melatihnya Guardiola dan sempat cekcok dengannya.

Isu tersebut menjamur karena Aguero dalam beberapa pertandingan terakhir tidak dimasukkan kedalam pemain starter City, salah satunya pada saat The Citizens menghadapi Barcelona.

Setelah diklarifikasi, Aguero menampiknya. Ia merasa tak ada masalah dengan pelatihnya saat ini dan Guardiola pun juga demikian. Malah menurutnya, sang pelatih selalu membantunya dalam memberikan nasihat. Ia merasa lebih baik di Manchester City terutama dengan kehadiran Guardiola.

“Guardiola mengatakan pada saya untuk tidak terlalu memperhatikan apa yang ia katakan. Ia membuat saya fokus untuk menang. Di beberapa bulan terakhir, pemikiran saya banyak berubah. Usai pertandingan melawan Paraguay, emosi saya amat buruk. Guardiola banyak membantu saya.”

Bacary Sagna juga merasa senang dengan pelatih barunya. Pemain bertahan City itu, baru baru ini merasa bahwa dirinya sudah siap kembali merumput saat menghadapi Crystal Palace dalam pertandingan Premier League besok. Sagna memang sempat tidak dapat membela City beberapa pekan karena mengalami cedera hamstring saat membela Prancis melawan Bulgaria pada 7 Oktober. Namun setelah Ia pulih, Ia kembali berlatih bersama tim dan memilih tidak membela tim nasional.

Selama Sagna memulihkan diri, City agak sedikit mengalami kendala dalam lini belakang. Mereka kehilangan turun dua peringkat dari puncak klasemen sementara dan digantikan oleh oleh Liverpool Namun kembalinya Sagna tentu akan menjadi sangat membantu City dalam bertahan.

Imbang Lawan Middlebrough, City Turun Dua Peringkat

Manchester City. Middlebrough

Sergio Aguero pencetak angka melawan Middlesbrough

Dalam ajang kompetisi lanjutan Premier League putaran ke 11, kali ini Manchester City menjamu Middlesbrough di Etihad Stadium. Namun hari Sabtu tanggal 5 November 2016 itu sepertinya City kurang beruntung padahal mereka sempat unggul hingga menit ke 90, hanya saja pada saat injury time Middlesbrough sanggup memanfaatkan waktu dengan baik dan City lengah sehingga gawang mereka terkoyak dan mereka harus merelakan berbagi poin dengan sang tamu.
Memang dalam pertandingan tersebut, tim asuhan dari Pep Guardiola sangat mendominasi pertandingan, bahkan tercatat dibabak pertama mereka menguasai bola hampir sekitar 80 %. Berbagai upaya dalam menyarangkan bola ke gawang Middlesbrough terus dilakukan namun Victor Valdes sepertinya cukup tangguh untuk dapat menyelamatkan gawangnya. Yang menariknya lagi, mereka mampu membuat sang tamu tak sanggup untuk menyentuh gawangnya.
Namun semua serangan City berhasil diredam. Untungnya sebelum babak pertama usai mereka mampu mengubah angka pada papan skor. Kevin De Bruyne memberikan umpan silang yang melambung ke tengah kotak penalti dan disaat yang tepat, Sergio Aguero, menyambutnya dan menembakkan dengan cepat hingga Valdes tak sanggup untuk menghalaninya. Skor menjadi 1-0 hingga babak pertama selesai.
Kemudian pada babak kedua, terlihat perubahan strategi dari Middlesbrough. Mereka mulai ada perlawanan walau tetap saja masih didominasi oleh City. Formasi 4-1-4-1 yang diberikan Guardiola spertinya cukup menyulitkan mereka untuk menggetarkan gawangnya.
Serangan City tetap selalu dapat diredam oleh pemain lawan sampai menit 90. Namun apa yang terjadi pada saat injury time, Marten de Roon berhasil menanduk umpan lambung yang diberikan oleh George Friend dalam jarak dekat sehingga Claudio Bravo tak mampu menghentikannya. Dan skor menjadi imbang 1-1.
Tentu saja sang pelatih sangat kecewa mengingat kemenangan sudah didepan mata namun berhasil digagalkan. Ia mengungkapkan kepada Daily Star “Hasil ini sangat menyedihkan. Kami melakukan banyak hal yang bagus dan kami mencoba untuk memenangkan pertandingan. Namun ketika kami membuang peluang tersebut, kami harus menerimanya namun liga masih panjang”.
Dengan hasil pertandingan ini, sayangnya membuat mereka harus turun peringkat dari posisi pertama menjadi peringkat tiga dan diambil alih oleh Liverpool.

City Kalahkan Barcelona 3-1

Manchester City vs Barcelona, Manchester City, Barcelona, Champions League, Liga Champions. pep guardiola, Ilkay Gundogan

Man City Merayakan kemenangan saat melawan Barcelona

Kemarin tanggal 2 November 2016 Manchester City melanjutkan ajang kompetisi Liga Champions UEFA dan kali ini mereka harus menghadapi kehebatan dari Liga tetangga Spanyol yaitu, Barcelona. Dalam laga tersebut The Citizen berhasil membalaskan kekalahannya yang sebelumnya dilakukan oleh Barcelona beberapa waktu yang lalu. Kali ini mereka membalasnya dengan skor 3-1 di Etihad Stadium.

Lawan City kali ini agak lebih berat dibandingkan biasanya karena klub yang mereka lawan memiliki pemain beerapa mega bintang sepak bola Spanyol yaitu Trio MSN (Messi, Suarez dan Neymar). Tentunya mereka bukan lawan yang mudah untuk ditaklukan terutama saat melihat data, Barca memiliki materi pemain yang jempolan.

Pada saat pluit babak pertama ditiup, pemain Barcelona langsung menggasak City dan cenderung mendominasi permainan. Barca juga sangat agresif di sepertiga akhir lapangan, sehingga membuat pertahanan City menjadi kewalahan. Untunglah tim asuhan Guardiola mampu menemukan momentum dalam permainan mereka dan akhirnya bisa berbalik memberi ancamanan.

Saat City menguasai permainan, pada menit ke-20 Barcelona malah berhasil mencetak gol lewat tendangan Lionel Messi melalui skema serangan balik. Bola hasil serangan City yang gagal dibawa Neymar berlari hampir sepanjang lapangan, ia umpankan kepada Messi dan melepas tembakan yang bersarang ke perut gawang Wilfredo Caballero. Skor menjadi 0-1.

Untunglah Manchester City mampu menyamakan kedudukan di menit ke-39. Sergio Aguero mengirim umpan kepada Sterling dan kemudian pemain sayap asal inggris itupun kemudian melepas umpan silang dan diselesaikan dengan mudah oleh Ilkay Gundogan sehingga skor menjadi 1-1 hingga babak pertama berakhir.

Setelah turun minum, pasukan dari Guardiola mampu menguasai permainan. Pada menit ke 51, Kevin De Bruyne melepaskan tendangan sempurna dari bola mati yaitu dari tendangan bebas, didepan kotak penalti. Dan tanpa disangka bola tersebut menggetarkan gawang barcelona dan tak mampu dibendung Ter Stegen. Skor menjadi 2-1.

Serangan demi serangan saling diberikan oleh kedua tim, namun City berhasil membuktikan ketajaman mereka dimenit ke 74. Sekali lagi Gundogan berhasil menyumbangkan gol keduanya lewat strategi yang hampir sama dengan gol pertamanya. Ia mendapat umpan silang sempurna, Gundogan menyelesaikannya dengan tap in dari jarak dekat. Skor menjadi 3-1 dan sampai babak kedua selesai tak adan perubahan angka lagi dari kedua tim.

Memenangkan pertandingan terhadap Barcelona adalah hal yang langka apalagi sampai dapat menjebolnya sebanyak 3 kali. Tentunya kemenangan ini dapat membuat mereka percaya diri dan berguna untuk melawan tim lainnya di negerinya sendiri dalam kompetisi Premier League.